Ketika kita masuk ke Ayasofya ( ada yang menyebut Haga Sofya atau Saint Sofya) kita akan bertanya mengapa gereja Ayasofya menjadi masjid?
AyaSofya
sisa tembok benteng di masa kini
Sultan Mehmed II (Sultan Fatih Muhamad) yang saat itu berusia 21 tahun naik tahta menggantikan ayahnya Sultan Beyazid I,memberikan tawaran pada kaisar Konstantine untuk menyerahkan Konstatinopel dan akan diberikan wilayah kekuasaan menjadi gubernur di Yunani dengan membawa seluruh harta kekayaannya dan dijamin keselamatannya asalkan mau meninggalkan Konstantinopel, namun tawaran itu ditolak.
Dini hari tanggal 29 Mei 1453, pertempuran besar terjadi sehingga menyebabkan benteng kota yang kokoh itu akhirnya mampu ditembus oleh pasukan Turki Usmani dengan peralatan perang paling mutakhir saat itu yaitu meriam serta mengerahkan tentara bayaran. Sebelumya penyerangan ke konstantinople sudah berkali-kali dilakukan tetapi selalu gagal karena bentengnya yang berlapis-lapis . Kalau sampai kali ini gagal lagi maka akan dibiarkan.
Akhirnya Kota Konstantinopel jatuh di tangan Sultan muda Mehmed II ( Sultan Fatih Muhamad). Sultan muda itu memasuki kota yang telah luluh lantak lalu dan mengakhiri perang. Karena kondisi Konstantinopel yang sudah luluh lantak yang tersisa hanya Ayasofya .
kondisi interior ayasofya setelah dialih fungsi
Sedikit pengalamanku sewaktu umroh plus Turki, semoga bisa bermanfaat buat pembaca .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar